Itulah sebuah kalimat penuh pengharapan yang sekaligus akan menjadi target dari gerakan bisnis Immortal (Immortal business movement). Berangkat dari keprihatinan para founder Immortal atas kemiskinan dan ketidakmampuan mayoritas bangsa Indonesia di dalam berbisnis, serta adanya fakta bahwa mayoritas pebisnis Indonesia tidak mampu bersaing dipasar dunia, ditambah lagi dengan kenyataan bahwa sebagian besar bisnis raksasa di Indonesia adalah milik asing, maka dirancanglah gerakan bisnis Immortal pada tahun 2006. Butuh waktu 5 tahun untuk merancang sebuah sistem yang paling sesuai dan paling dibutuhkan oleh mayoritas pebisnis Indonesia yang umumnya “tidak punya apa-apa” didalam persaingan bisnis internasional di era milenium dua puluh satu (21). Lima (5) tahun kemudian sejak dirancangnya gerakan tersebut, tepatnya pada tahun 2011 gerakan bisnis Immortal berhasil menemukan sebuah sistem yang terintegrasi didalam seluruh aspek bisnis global, yang dalam bahasa kerennya disebut: One Stop Solution.

Untuk membangun bisnis menjadi besar tidak dapat dilakukan oleh seorang diri. Untuk membangun bisnis menjadi besar dibutuhkan kekuatan sinergi yang sangat besar. Menyadari hukum ini, gerakan bisnis Immortal mengedepankan kebersamaan didalam membangun bisnis, mengutamakan kepentingan dan kemajuan bersama didalam berbisnis, serta berusaha menciptakan kerjasama dengan sebanyak mungkin rekanan bisnis yang ada. Milenium 21 adalah era globalisasi bisnis, dimana segalanya sedang mengarah (diarahkan) kepada satu sistem untuk disatukan. Di era ini, bisnis yang bersifat Individu sudah sulit untuk berkembang karena sistem bisnis individu tidak lagi memiliki ruang untuk menjadi besar. Untuk itu, janganlah menimbulkan keheranan bilamana Immortal terus membangun kerjasama dengan siapa saja, termasuk dengan pemerintah pusat / daerah, Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), Organisasi keagamaan, Institusi pendidikan, Kalangan Militer, dan yang terutama, tentunya dengan semua pebisnis besar dan kecil. (Mengenai kerjasama & kegiatan bersama yang sudah berjalan, silahkan klik disini)

Tanpa terasa Immortal telah memasuki tahun kelima (5). Dengan segala suka dan duka yang dialami, Immortal terus bergerak membawa perubahan paradigma kepada setiap pebisnis yang ingin sukses. Walaupun terkesan sangat sulit untuk mengubah paradigma, kenyataannya cukup membawa hasil yang signifikan. Terbukti, banyak pebisnis yang dulunya tidak mau belajar sekarang mau belajar, yang dulunya tidak mau bekerjasama sekarang mau bekerjasama, yang dulunya anti menggunakan sistem sekarang mulai menggunakan sistem. Ilmu pengetahuan dan teknologi bukanlah musuh pebisnis, justru merupakan penolong yang handal untuk menciptakan kesuksesan. Immortal berusaha membawa fenomena ini kepada mereka yang ingin sukses didalam mengembangkan bisnisnya. Ingat! Kegagalan memang bukan akhir dari segalanya. Kegagalan dalam berbisnis memang bukan hari kiamat untuk seorang pebisnis. Namun demikian, kegagalan bisa jadi merupakan bukti nyata bahwa kita kurang serius didalam mengelola bisnis yang kita miliki, atau mungkin juga bukti nyata bahwa kita sebenarnya bukanlah seorang pebisnis yang sesungguhnya.

Immortal hadir bukan sebagai pesaing, melainkan sebagai sahabat yang membawa teknologi tinggi dan kecanggihan. Bukan hanya itu, Immortal juga membawa kemudahan, kecepatan dan keamanan berbisnis bagi para pebisnis yang ingin maju. Bisnis harus mudah, cepat dan aman. Immortal memberikan kemudahan, kecepatan dan keamanan tersebut dalam satu paket yang mewah. Memasuki tahun kelima, Immortal kini lebih fokus didalam memberikan pendidikan bisnis, sistem bisnis, permodalan, dan pemasaran dalam dan luar negeri. Semoga Tuhan memberkati semua usaha kita, salam sukses dari Immortal.

Immortal asli Indonesia punya! Immortal merupakan wujud kebanggaan kita sebagai bangsa yang besar diantara bangsa lain yang sudah maju. Para founder Immortal memiliki visi yang visioner, telah melihat, bahwa bangsa Indonesia juga mampu menjadi pebisnis kelas dunia. Namun demikian, ada perbedaan yang sangat signifikan antara sistem Immortal dengan sistem yang berasal dari manapun. Sistim Immortal memiliki jiwa nasionalisme “Asli Indonesia” yang mengutamakan kepentingan dan kemajuan bisnis bersama. Untuk itu, filosofi bisnis gotong royong dan tanggung renteng sangat berwarna sekalipun dikemas sedemikian rupa. Immortal bukan sedang membangun imperium bisnis untuk diri sendiri, melainkan sedang membangun imperium bisnis untuk bangsa Indonesia. Sebab itu, kita harus mencintai apa yang sekarang kita miliki, agar anak cucu kita kelak memiliki warisan bisnis masa depan. Mengapa demikian? Para founder Immortal sangat prihatin dengan situasi perekonomian di tanah air yang sebagian besar dikuasai oleh investasi asing. Semoga keprihatinan ini menyebar keseluruh pebisnis Indonesia agar bersatu membangun ekonomi yang berpihak pada kebangsaan.